Dandim Pemalang Hadiri Panen Raya Padi Bersama Gubernur Jawa Tengah, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional
Pemalang – Komandan Kodim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., menghadiri kegiatan Panen Raya Komoditas Padi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di areal persawahan Desa Kedungbanjar, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares, SP., M.Si., Plt. Bupati Pemalang Nurkholes, S.H., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Pemalang H. Martono, M.A., Sekda Kabupaten Pemalang H. Bagus Sutopo, S.STP., M.A.P., Kajari Pemalang Rina Idawani, S.H., C.N., M.M., Danyon TP 437/BS Mayor Inf Ikhwan Adi Putra, Waka Polres Pemalang Kompol Eddy Purnama Lilah, S.H., M.H., Kepala Bulog Jawa Tengah Sri Muniarti, Kepala BI Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho, jajaran OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Pemalang, Forkopimcam Taman, kelompok tani, serta masyarakat penerima bantuan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, penyerahan bantuan prasarana dan sarana pertanian kepada kelompok tani, dilanjutkan panen raya, laporan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, sambutan Plt. Bupati Pemalang, dan diakhiri arahan Gubernur Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Pemalang Nurkholes menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Tengah yang dinilai menjadi motivasi besar bagi para petani. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Pemalang merupakan salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Tengah dengan sektor pertanian yang memiliki peran strategis terhadap perekonomian daerah.
Ia juga memaparkan bahwa produktivitas padi di Kabupaten Pemalang pada tahun 2026 terus menunjukkan tren positif. Tahun ini Kabupaten Pemalang menargetkan luas tanam padi seluas 109.497 hektare dengan target produksi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 456.549 ton serta produktivitas sebesar 5,7 ton per hektare.
Khusus di Desa Kedungbanjar, panen dilakukan pada lahan Kelompok Tani Utama V seluas 45 hektare yang diproyeksikan menghasilkan rata-rata 7,2 ton Gabah Kering Panen per hektare. Selain itu, harga gabah yang berada di kisaran Rp7.500 hingga Rp8.500 per kilogram dinilai mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung pangan nasional sekaligus provinsi dengan produksi gabah terbesar di Indonesia, di mana Kabupaten Pemalang menjadi salah satu daerah penyumbang utama.
Gubernur mengajak seluruh petani untuk mempertahankan lahan pertanian produktif dan tidak mengalihfungsikan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Menurutnya, menjaga keberlangsungan lahan pertanian merupakan langkah strategis dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk terus memfasilitasi kebutuhan para petani agar produktivitas pertanian semakin meningkat serta mampu memperkuat perekonomian masyarakat. Gubernur menambahkan bahwa panen raya serentak yang dilaksanakan di berbagai daerah merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia.
Di sela kegiatan, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., menyampaikan bahwa TNI AD melalui Kodim 0711/Pemalang siap mendukung setiap program pemerintah di sektor pertanian.
"Kami akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, dan para petani dalam mendukung peningkatan produksi pangan. Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional sehingga perlu mendapat perhatian bersama. Semoga melalui panen raya ini semangat para petani semakin meningkat dan hasil panen terus melimpah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta swasembada pangan nasional," ungkap Dandim.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para petani yang berharap dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian terus berlanjut demi meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan masyarakat.
