Plt Bupati Nurkholes Apresiasi Peran Bidan Dalam Upaya Tekan AKI dan Stunting


Pemalang - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang Nurkholes mengapresiasi peran para bidan dalam mendukung upaya pemerintah menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan balita serta menangani stunting di Kabupaten Pemalang.
Hal tersebut disampaikan Nurkholes saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Stadion Mochtar Pemalang, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah terkait, serta pengurus dan anggota IBI Kabupaten Pemalang.

Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes juga membuka ruang aspirasi bagi para bidan. Ia meminta para bidan menyampaikan persoalan yang masih dihadapi dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan di masyarakat.

“Kira-kira apa yang dikeluhkan bidan?” kata Nurkholes saat membuka sesi aspirasi.

Salah seorang bidan, Sugianti, kemudian menyampaikan persoalan mengenai kejelasan status kepegawaian bidan, khususnya tenaga honorer atau outsourcing, serta persoalan kesejahteraan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Nurkholes mengatakan pemerintah daerah memahami beratnya tugas yang diemban para bidan.

“Saya sangat apresiasi sekali kepada bidan di Pemalang. Angka kematian ibu dan balita serta stunting tidak terlalu buruk,” ujar Nurkholes.

Ia mengatakan persoalan kesejahteraan bidan menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, beban tugas yang besar perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan.

“Ini menjadi pemikiran pemerintah daerah. Tugasnya berat, tetapi tidak adil kalau kesejahteraannnya (tidak diperhatikan),” katanya.

Nurkholes juga menyampaikan harapan agar ke depan kesejahteraan para bidan dapat diperbaiki. Di sisi lain, ia meminta para bidan tetap berkomitmen dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di tengah masyarakat.

Selain persoalan kesehatan, Nurkholes menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia berharap para bidan dapat turut mengambil bagian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemenuhan gizi.

“Yang lagi viral itu MBG. Saya berharap untuk ikut mengawasi makan bergizi gratis, untuk mengedukasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran bidan dalam lingkungan keluarga. Menurutnya, pengetahuan kesehatan yang dimiliki bidan dapat turut membantu menjaga kesehatan anggota keluarga.

Dalam kesempatan itu, Nurkholes juga mengajak IBI ikut berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan UMKM di Kabupaten Pemalang.

Ia berharap ke depan dapat digelar kegiatan yang melibatkan para bidan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut, menurutnya, dapat sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata Pemalang dan mendorong pertumbuhan UMKM.

“Kita ingin membangun wisata Pemalang. Saya berharap ada event yang diselenggarakan bidan dengan menghadirkan bidan yang ada di Jawa Tengah. Nanti kita fasilitasi,” kata Nurkholes.

Menurutnya, kegiatan semacam itu tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan penguatan organisasi profesi, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi melalui promosi destinasi wisata dan produk UMKM lokal.

Peringatan HUT ke-75 IBI tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan organisasi profesi bidan untuk memperkuat sinergi dalam pelayanan kesehatan, khususnya dalam menjaga kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Pemalang.

Subscribe to receive free email updates: