Gelawu IKON Ikonik Desa Gunungjaya Membahana, Tegaskan Tolak Politik Uang
Pemalang, beritatimur.id — Gelawu IKON Ikonik Desa Gunungjaya kembali membahana di tengah tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gunungjaya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penyampaian pesan moral kepada masyarakat agar bersama-sama menolak praktik politik uang serta menjaga pelaksanaan Pilkades yang damai, jujur, dan bermartabat.
Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Gunungjaya, Nurohman, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat dalam menghadapi pesta demokrasi desa.
Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan dan kerukunan warga.
“Yang paling utama adalah semangat kebersamaan. Mari kita laksanakan Pilkades dengan politik yang santun, damai, dan tetap menjaga persaudaraan,” ujar Nurohman.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat perlu bersama-sama menolak politik uang karena demokrasi di tingkat desa harus mengedepankan pilihan masyarakat berdasarkan hati nurani dan pertimbangan yang baik.
“Jangan sampai pilihan masyarakat ditentukan oleh uang. Mari kita wujudkan Pilkades Gunungjaya yang bersih, jujur, adil, dan bermartabat,” tegasnya.
Gelawu iKON Ikonik Desa Gunungjaya diharapkan menjadi pengingat sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana Pilkades tetap kondusif. Panitia juga mengajak seluruh calon, tim pendukung, dan masyarakat untuk mengedepankan etika politik serta menghormati setiap perbedaan pilihan.
Dengan semangat kebersamaan dan politik santun, Pilkades Gunungjaya diharapkan dapat berjalan aman, tertib, demokratis, serta menghasilkan pemimpin desa yang benar-benar mendapatkan kepercayaan masyarakat.
