Perkuat Ideologi Aswaja, SMK NU 01 Belik Gelar Kajian Rutin Bersama Ulama NU


Pemalang – Yayasan Mutiara Nusantara selaku pengelola SMK NU 01 Belik, Kabupaten Pemalang, menggelar kajian perdana Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK NU 01 Belik tersebut menghadirkan tokoh ulama asal Sodong Basari sekaligus Penasehat Pengurus SMK NU 01 Belik, Kyai Abdul Rohim.

Kajian ini menjadi langkah awal dalam program pembinaan ideologi Aswaja yang akan dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu pada awal bulan. Peserta kegiatan terdiri atas para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan SMK NU 01 Belik.

Salah satu pendiri SMK NU 01 Belik, Abdul Azis Nurizun, mengatakan bahwa program tersebut merupakan inisiatif para muasis, pengurus yayasan, dan komite sekolah untuk memperkuat pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di lingkungan sekolah.

"InsyaAllah kami akan melaksanakan kajian rutin setiap Sabtu awal bulan dengan menghadirkan alim ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama. Fokus utamanya adalah penguatan Aswaja bagi warga sekolah, khususnya guru dan tenaga kependidikan," ujarnya.

Menurutnya, kehadiran para ulama bersama jajaran pengurus yayasan dan komite sekolah diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para pendidik untuk terus memperdalam akidah serta memperkuat komitmen dalam mengabdi di lembaga pendidikan berbasis Nahdlatul Ulama.

Selain menjadi forum pendalaman keilmuan Aswaja, kegiatan tersebut juga menjadi ruang musyawarah untuk memperkuat tata kelola dan pengembangan sekolah serta kepesantrenan. Hal itu sejalan dengan karakter SMK NU 01 Belik yang mengusung konsep sekolah berbasis pondok pesantren.

Dalam tausiahnya, Kyai Abdul Rohim menegaskan bahwa pemahaman ke-NU-an merupakan fondasi penting dalam membangun karakter pendidik. Menurutnya, Aswaja berpegang teguh pada ajaran ulama salafusshalih dengan manhaj akidah Asy'ariyah dan Maturidiyah yang menjadi pijakan utama warga Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, Kepala SMK NU 01 Belik menyampaikan bahwa penanaman nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah harus dilakukan secara berkesinambungan agar mampu membangun jiwa militansi para guru dalam berjuang dan berkhidmah di lembaga pendidikan NU.

"Kami siap melaksanakan visi dan misi para pendiri serta pengurus yayasan dalam menanamkan nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah kepada seluruh guru dan staf SMK NU 01 Belik," ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, kajian bulanan tersebut akan menggunakan kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah karya Hadhratussyaikh KH Hasyim Asy'ari sebagai rujukan utama. Kitab tersebut merupakan salah satu karya penting pendiri Nahdlatul Ulama yang membahas dasar-dasar keaswajaan, konsep sunnah dan bid'ah, hingga pembelaan terhadap amaliah dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah.

Melalui program kajian rutin ini, Yayasan Mutiara Nusantara berharap budaya keilmuan, penguatan ideologi Aswaja An-Nahdliyah, serta semangat pengabdian para pendidik di SMK NU 01 Belik semakin kokoh sehingga mampu melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkarakter Nahdliyin.

Subscribe to receive free email updates: