Angin Kencang Rusak Rumah di Lima Desa, Kecamatan Belik Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan


PEMALANG – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Belik dalam dua hari terakhir mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di lima desa, yakni Desa Mendelem, Kuta, Beluk, Bulakan, dan Kalisaleh.

Angin kencang yang disertai cuaca tidak menentu menyebabkan beberapa rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang beterbangan. Beruntung, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kasi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Belik, Bambang Martono, S.IP., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama potensi cuaca ekstrem masih berlangsung.

Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, terutama saat terjadi angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar, periksa kondisi atap rumah secara berkala, dan segera laporkan kepada pemerintah desa atau pihak berwenang apabila terjadi kejadian yang membahayakan," ujarnya.

Selain itu, Bambang Martono juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Menurutnya, kondisi cuaca yang kering dan disertai angin kencang dapat memicu kebakaran yang cepat meluas sehingga membahayakan permukiman maupun lahan di sekitarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong apabila terjadi pohon tumbang. Warga diharapkan bersama-sama membersihkan pohon yang tumbang setelah kondisi dinyatakan aman agar akses jalan tidak terganggu dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Apabila pohon yang tumbang berukuran besar atau berpotensi membahayakan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pemerintah desa, BPBD, maupun instansi terkait agar dapat dilakukan penanganan secara cepat dan tepat," tambah Bambang Martono.

Pemerintah Kecamatan Belik mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada, saling membantu antarwarga, serta mengikuti informasi dan peringatan cuaca dari instansi berwenang. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko bencana serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Subscribe to receive free email updates: