TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 Kodim 0711/Pemalang Resmi Dibuka Bupati Pemalang


Pemalang – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 Kodim 0711/Pemalang secara resmi dibuka oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., dalam upacara yang digelar di Lapangan Dusun Kemangmang, Desa Surajaya, Kecamatan Pemalang, Selasa (10/2/2026).

Upacara pembukaan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”. Bupati Pemalang bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dijabat Kapten Cpm Suwaryo (Danramil 11/Belik).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., Wakapolres Pemalang Kompol Edilailah, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, perwakilan OPD Kabupaten Pemalang, para perwira staf dan Danramil jajaran Kodim 0711/Pemalang, para kepala desa se-Kecamatan Pemalang, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga masyarakat Desa Surajaya.

Upacara pembukaan dengan susunan pasukan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Korpri, perangkat desa dan masyarakat, Polhut, pelajar, hingga Pramuka. Rangkaian kegiatan meliputi laporan Komandan Upacara, pemeriksaan pasukan, laporan Dansatgas TMMD, penandatanganan naskah program TMMD, pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kegiatan, penyematan tanda peserta, amanat Inspektur Upacara, pembacaan doa, hingga penghormatan pasukan.

Dalam amanatnya, Bupati Pemalang menyampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat. Ia juga menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 dilaksanakan selama 30 hari, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 di Desa Surajaya.

Adapun sasaran fisik dalam program ini meliputi pengaspalan jalan sepanjang 1.362 meter dengan lebar 2,8 meter, pembangunan talud, serta perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selain itu, terdapat berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, sosialisasi penanganan bencana, pelayanan KB, sosialisasi stunting, penyuluhan pertanian, administrasi kependudukan, hingga penyuluhan hukum terpadu.

Pemerintah Kabupaten Pemalang mendukung pelaksanaan TMMD melalui bantuan keuangan sebesar Rp 417.000.000, sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah turut mengalokasikan bantuan sebesar Rp 246.000.000 guna mendukung kelancaran program tersebut.

Sementara itu, Dandim 0711/Pemalang Letkol Inf Muhammad Arif, S.Hub.Int., menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di wilayah.

“Program TMMD ini bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap seluruh sasaran dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses ekonomi dan kesejahteraan warga Desa Surajaya,” ujar Dandim.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) oleh unsur Forkopimda Pemalang sebagai salah satu sasaran program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026.

Melalui program TMMD ini diharapkan pembangunan di wilayah pedesaan semakin merata serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.

Subscribe to receive free email updates: