Dandim Pemalang Turun Langsung Pantau Pembangunan Jembatan Pascabanjir Bandang di Pulosari
Pemalang – Komandan Kodim (Dandim) 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int., turun langsung meninjau pembangunan sejumlah jembatan yang terdampak bencana banjir bandang di wilayah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (23/2/2026). Pendim
Peninjauan tersebut merupakan bentuk pengawasan sekaligus kepedulian TNI AD dalam memastikan proses pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, Dandim didampingi Pasiter Kodim 0711/Pemalang Kapten Arm Eko Budiharjo, Danramil 13/Pulosari Kapten Inf Nurma Firdaus, Kepala Desa Penakir Agus Riyadi, serta para Babinsa jajaran Kodim 0711/Pemalang.
Adapun jembatan yang ditinjau berada di Desa Penakir, meliputi:
Jembatan Sungai Comal Dukuh Krajan RT 09/03
Jembatan Sungai Comal Dukuh Sigeblog RT 05/02
Jembatan Sungai Penakir Dukuh Sigeblog RT 01/01
Jembatan Sungai Gintung Dukuh Wanasari RT 28/10
Jembatan Sungai Gintung Dukuh Sawangan RT 21/07
Jembatan Sungai Gesing Dukuh Sawangan RT 22/08
Jembatan Sungai Penakir Dukuh Sarangan RT 17/06
Jembatan Sungai Comal Dukuh Sarangan RT 17/06
Jembatan Sungai Penakir Dukuh Sawangan RT 19/07
Dalam keterangannya, Letkol Inf Muhammad Arif,S. Hub. Int., menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan merupakan bagian dari upaya memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga serta pengawasan proyek berjalan optimal.
“Kami ingin memastikan pembangunan jembatan ini berjalan dengan baik, sesuai standar kualitas, dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Infrastruktur yang kuat dan aman sangat menentukan kelancaran aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan yang memadai sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, terutama setelah banjir bandang sempat memutus akses antarwilayah dan menghambat aktivitas ekonomi maupun sosial.
“Dengan dibangunnya kembali jembatan-jembatan ini, mobilitas masyarakat akan lebih lancar, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun sosial kemasyarakatan. Faktor keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Melalui peninjauan langsung ini, diharapkan seluruh proses pembangunan dapat berjalan tepat waktu, berkualitas, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kecamatan Pulosari, sehingga aktivitas warga kembali normal dan roda perekonomian dapat bangkit pascabencana.
