Anak Muda 28 Tahun Imam Dihlizi Daftar Calon Kepala Desa Pepedan, Bawa Semangat Generasi Muda
PEMALANG – Di usia yang masih tergolong muda, Imam Dihlizi (28) memberanikan diri maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pepedan, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.
Imam Dihlizi resmi mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa Pepedan. Kehadirannya menjadi salah satu warna dalam proses demokrasi di tingkat desa, sekaligus menunjukkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan dan pemerintahan desa.
Imam Dihlizi merupakan putra dari Bapak Darsono dan Ibu Nur Asih. Ia memiliki latar belakang keluarga yang memiliki keterikatan sejarah dengan Desa Pepedan.
Dari garis keturunan ibu, Imam Dihlizi merupakan keturunan Ibu Nur Asih binti Kyai Muhammad Toha bin Kyai Qomaruddin bin KH Abdurrahman, yang dikenal sebagai Simbah Lurah Perlot Pepedan dan menjabat pada periode 1925–1965.
Sementara dari garis keturunan ayah, Imam Dihlizi merupakan bin Bapak Darsono binti Ibu Sri Rujiyem bin Wirowitomo bin Widiakromo bin Wongsodibyo, yang dalam silsilah keluarga memiliki keterkaitan dengan Lurah Ndalem Kasunanan Notosuman Kartasura.
Keputusan Imam Dihlizi untuk maju di Pilkades Pepedan menjadi perhatian tersendiri. Dengan usia 28 tahun, ia membawa representasi generasi muda yang diharapkan mampu memberikan gagasan dan energi baru bagi kemajuan desa.
Pencalonan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat Pepedan untuk melihat berbagai gagasan, program, serta visi-misi para calon dalam menentukan pemimpin desa ke depan.
Imam Dihlizi diharapkan dapat membawa semangat muda, tetap menghormati nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkahnya.
